BEKASI | TVTUJUH.LIVE – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah 4 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menggelar aksi bersih-bersih dalam rangka memperingati World Clean Up Day (WCD) 2025. Kegiatan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025, dengan fokus di dua titik rawan penumpukan sampah di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia.
Dua lokasi yang dibersihkan adalah Pintu Air Puri Nirwana Residence dan jalan tanggul irigasi Kampung Pelaukan RT001/RW004. Untuk mendukung kegiatan ini, dua armada pengangkut sampah diturunkan. Setiap armada mampu mengangkut 6–7 ton sampah sekali jalan.
Kepala UPTD Wilayah 4, Sudeni, menjelaskan aksi ini merupakan wujud dukungan terhadap gerakan global WCD sekaligus upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayahnya. “Kami fokus pada dua titik yang selama ini rawan sampah. Dua armada ini diharapkan bisa mengangkut puluhan ton sampah sepanjang kegiatan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).
UPTD Wilayah 4 sendiri membawahi pengelolaan persampahan di empat kecamatan, yaitu Sukatani, Sukakarya, Karangbahagia, dan Cikarang Utara. Menurut Sudeni, pengelolaan terpadu diperlukan untuk menjaga kebersihan di wilayah yang terus berkembang pesat.
Selain pengangkutan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli menjaga lingkungan. “Kami ingin masyarakat ikut aktif, tidak hanya bergantung pada petugas. Edukasi dan sosialisasi pentingnya pengelolaan sampah menjadi bagian dari program ini,” tambahnya.
Sudeni menekankan, pengelolaan sampah yang baik dapat mencegah pencemaran, terutama di saluran irigasi yang vital bagi warga sekitar. Dengan sinergi petugas dan masyarakat, pihaknya berharap WCD 2025 dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Gerakan ini sejalan dengan kampanye global World Clean Up Day yang mengajak jutaan relawan di seluruh dunia untuk bersatu melawan sampah dan membangun kesadaran lingkungan. (*)






